Hariadi Yutanto

Mainan Routing on CISCO

by admin on May.05, 2009, under Cisco, Routing On Cisco


Para netters dan dedemit maya sek ndak mbosen njenggilengi blog ini, kalau seneng baca, silahkan baca dan kasih comment, trus diamalkan jika bermanfaat, men saya dapat ganjaran juga, amien.

Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan opo to routing ning cisco kui, Dalam routing ning cisco, nettes sekalian akan ketemu dengan sek jenenge VLSM, VLSM kui singkatan soko variabel length subnet mask, gampangane ki subnet didalam subnet, dengan VLSM ini dapat mengijinkan AS tunggal AS untuk
mendapatkan jaringan dengan subnet mask yang berbeda, VLSM ini didukung oleh OSPF, terintegrasi dengan IS-IS, EIGRP, RIP v2 dan routing statik.

Pertanyaan selanjutnya, ngopo to kok ndadak makek VLSM, fungsine kie untuk memudahkan admin jaringan untuk mengatur banyak subnet mask dalam ruang alamat IP yang sama, dan mengurangi masalah kekurangan IP. Dengan VLSM kita dapat memperbaiki ruang sisa, maksute kie ngene, alamat kelompok mengijinkan untuk menggunakan subnet “zero” dan subnet “all ones“, nek cisco untuk merubah penggunaan subnet zero dadi off cukup ngetikke perintah no ip subnet-zero.

Trus kapan VLSM diimplementasikan, jawabane ketika kita akan membuat P2P point to point links, sehingga hanya subnet yang tidak di subnet dapat dilakukan subnet.

Iki lho carane ngitung subnet VLSM, yang teliti ya…

  1. tulis ip address dalam bentuk biner
  2. gambar garis vertikal antara subnet bit terakhir dan bit host
  3. gambar garis vertikal antara bit subnet terakhir yang baru dan bit host pertama
  4. hitung alamat subnet yang baru menggunakan bit-bit antara dua garis vertikal dari nilai terendah ke nilai tertinggi.

Selain itu VLSM dapat digunakan untuk Rute Aggregat

  • menggunakan classless interdomain routing CIDR
  • hal tersebut diatas dikenal dengan supernetting
  • menggunakan salah satu alamat IP Address dengan suatu prefik untuk mewakili banyak subnetwork.
  • menggunakan angka prefik yang menyatakan router vahwa berbagi bit bersama
  • mengurangi beban pada upstream router.
  • alamat atau rute berbagi tiap bit dan termasuk bit ke-20 jadi prefix untuk summari route menjadi 20 bit panjangnya

  • hal tersebut digunakan untuk menghitung jumlah jaringan dari summary root.

Berikut ini contoh konfigurasi VLSM

Semoga bermanfaat

sumber : http://blog.uad.ac.id/imam_riadi

No comments for this entry yet...

Leave a Reply

Looking for something?

Use the form below to search the site:


Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Design by bonkqloph Production

Visit our friends yu!

A few highly recommended friends...