Hariadi Yutanto

grep di linux

GREP dan SCP di Linux

by admin on Jul.23, 2010, under Linux, grep di linux

Menangkap bagian file dengan grep

Anda ingin mencari kata “delayed” pada sebuah file dengan cara mudah dan cepat, apakah Anda ingin membaca baris demi baris dari file tersebut, atau hanya ingin menangkap bagian tersebut untuk dilihat. Solusi yang bisa Anda gunakan adalah menggunakan perintah grep.

Perintah grep merupakan perintah serba guna yang digunakan untuk menangkap string atau bagian yang ada pada isi file ataupun folder. Anda juga dapat mengambil baris yang dibutuhkan pada file log yang jumlahnya ribuan tanpa harus membacanya perbaris. Perintah ini juga dapat melakukan pencarian banyak kata yang Anda butuhkan secara bersamaan.

Mengingat pentingnya perintah ini jika Anda bekerja sebagai administrator, maka Anda perlu mempelajari cara menggunakan perintah ini untuk kemudahan Anda. Hasil dari perintah ini akan langsung dapat Anda lihat pada hasil output terminal jadi tidak perlu masuk kedalam file untuk mencari kata atau kalimat dari baris yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan.

Kombinasi fungsi perintah grep

Perintah grep dapat dikombinasikan dengan perintah-perintah yang lainnya, perhatikan contoh perintah grep yang dikombinasikan dengan perintah lain dibawah ini:

$ grep virtual apache2.conf

Perintah ini menampilkan baris yang mengandung kata virtual pada file apache2.conf

$ ps aux | grep squid

Perintah ini hanya menampilkan service squid saja dari perintah ps aux.

$ grep –R mysql /etc/mysql/

Menampilkan semua file atau folder didalam /etc/mysql yang memiliki kata mysql

$ grep –Rn mysql /etc/mysql/

Sama dengan perintah sebelumnya namun pada sisi kiri akan ditampilkan nomor untuk masing-masing kata yang ditemukan.

$ grep –v “show” /var/log/messages

Menampilkan semua baris pada file /var/log/messages yang tidak mengandung kata show

$ grep –h access /var/log/squid/access.log*

Perintah ini akan menampilkan baris yang mengandung kata access tanpa menampilkan lokasi filenya. (bandingkan dengan contoh perintah pertama)

$ grep –color error /var/log/messages

Menampilkan baris dengan kata error dan memberi warna pada kata error yang ditemukan.

$ grep access /var/log/squid/access.log | wc –l

Kombinasi perintah grep dengan wc untuk menghitung jumlah kata access pada file /var/log/squid/access.log.

$ ls /etc/ -l | grep ‘^d’

Gabungan dengan perintah ls ini menampilkan semua direktori yang ada pada /etc

$ grep -i catch /etc/squid/squid.conf

Penangkapan kata dengan grep bersifat case sensitif, namun dengan perintah -i case sensitif akan dihiraukan dan akan menampilkan semua kata catch. 

Masih banyak perintah kombinasi lainnya yang dapat Anda gunakan bersama perintah grep. Cobalah temukan dan temukan kemudahan menggunakan terminal.

Copy file antar Linux dengan scp

Ok langsung saja, tahukah anda, bahwa dengan perintah “scp” kita bisa mengkopi file dari satu komputer ke komputer lain sesama Linux?

Asumsikan kita akan mengkopi file ‘test.txt‘ dari komputer linux A dengan IP address 192.168.1.150 di folder ‘/root‘ ke komputer linux B dengan IP address 192.168.1.160 di folder ‘/home/user‘ ,dan kita berada dalam linux A, maka perintah yang digunakan adalah:

[root@linux]#scp /root/test.txt root@192.168.1.160:/home/user

(atau jika di “ls” file “test.txt” ada di current direktori, maka path “/root” tidak diperlukan) dimana “/root/test.txt” adalah file sumber yang akan dikopi, dan “192.168.1.160:/home/user” adalah tujuan file tersebut akan dikopikan.

Lalu bagaimana jika kita berada di komputer Linux B, dan ingin mengambil file “test.txt” yang ada di komputer Linux A? perintah yang digunakan juga sama, yaitu “scp [file-sumber...] [tujuan-file...]“, jadi perintah yang digunakan untuk kasus tersebut yaitu:

[root@linux]#scp root@192.168.1.150:/root/test.txt /home/user

Dimana “192.168.1.150:/root/test.txt” adalah file sumber yang akan dikopi, yaitu komputer linux A, dan “/home/user” adalah tujuan file yang akan dikopikan, yaitu komputer linux B, komputer yang kita gunakan.

Perintah “scp” juga bisa digunakan untuk mengkopi dari floppy ke floppy, sebagai contoh:

[root@linux]#scp -r /mnt/floppy/* root@192.168.1.150:/mnt/floppy

disini kita sedang menggunakan komputer Linux B dan akan mengkopi seluruh isi floppynya kedalam floppy yang ada di komputer Linux A. Tapi sebelumnya masing-masing floppy disk harus di mount terlebih dahulu.

TIP:Perintah diatas menggunakan wildcard (*) atau tanda bintang serta option “-r“, yang artinya kita mengkopi semua file dan atau direktori yang ada dalam disket secara recursive.

Jika ada konfirmasi, yang menyatakan pilihan “yes/no“, langsung ketik “yes” dan kemudian masukan password user pada komputer remote baik yang menerima hasil kopi filenya atapun yang diambil filenya untuk dikopi.

Disini diasumsikan usernya adalah “root”, maka yang dimasukan adalah password root pada komputer remote, tergantung user siapa yang kita tuju.

Untuk penjelasan lebih lanjut, ketik perintah “man scp“.

Summary :

Perintah “scp” adalah perintah yang berasal dari paket OpenSSH. Jika kita sering menggunakan perintah “ssh” untuk login kekomputer lain, maka “scp” adalah program yang digunakan untuk mengkopi file dari dan ke komputer lain. 

Oleh karena itu, jika kita menggunakan “scp” maka prompt password akan muncul. “scp” kepanjangan dari Secure Copy Protocol, yaitu versi secure dari perintah “rcp” (Remote Copy Protocol).

sumber : http://www.linuxhelp.web.id

Leave a Comment more...

Looking for something?

Use the form below to search the site:


Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Design by bonkqloph Production

Visit our friends yu!

A few highly recommended friends...